Handoko Hendroyono: Memaknai Lokalitas dalam Bisnis Kreatif | Kultur Wawas

  • Apr 19, 2024
  • sentulblitar.id

Transkrip :

ini fase-fase yang krusial menurut saya untuk sekarang ini kita memakai topik-topik internasional Katakanlah local is the new Global inclusivity eh segala macam bisnis itu sebenarnya kita banget he itu harus kita manfaatin Kalau saya sesimpel itu tapi masalahnya itu jadi diskursus lokal aja juga masih sulit Oke misalnya saya bicara tentang teman-teman dengan teman-teman branding gitu ngomong inclusivity segala macam itu juga masih belum ya Enggak enggak tangib gitu enggak tangible enough for them gitu masoko terima kasih sudah mampir ke kanal ini saya M mulai dari satu kejadian ya saya lihat baru-baru kan ketemu dengan Menteri Keuangan bulyani bicara tentang eh penataan ya kawasan Lapangan Banteng Dan seperti kita tahu ibukota akan pindah ke Kalimantan dan Jakarta ini kemungkin akan kan lengang gitu ya karena kantor-kantor kemudian pindah ee boleh komentar sedikit enggak Mas soal itu apa sih gitu bayangan mas sandoko eh nanti Jakarta ke depan pasca ibuota pindah ke Kalimantan Iya eh oke thank you undangannya dulu sebelumnya eh jadi eh menurut saya eh menarik ya kalau kita bicara kota gitu apalagi ini Jakarta gitu ya sebagai episentrum bisnis epicentrum kebudayaan ee enggak kebayang gitu gu ya akan ditinggal gitu ya ibuotanya Akan berpindah gitu dan EE Saya rasa sebagai episentrum dia harus punya energi yang kuat Gitu ya Ee dan menurut saya ee energi yang kuat itu ya harus kita hubungkan dengan momentum hari ini hari ini di mana sebenarnya terjadi perubahan yang sangat kuat Gitu menurut saya ketika kita bicara soal isu global ya isu-isu lingkungan isu-isu ekonomi baru isu-isu kebudayaan kemanusiaan ee dan saya rasa ee mungkin ini kesempatan Justru untuk menata ulang gitu ya sebuah episentrum yang bernama Jakarta gitu menjadi sebuah kekuatan yang EE memiliki momentum kuat untuk menjadi sesuatu gitu ya Ee dibandingkan dengan kota-kota yang ada di dunia gitu karena kita tahu kota-kota di dunia sudah punya cara atau punya metode untuk ee apa namanya Katakanlah ukuran kebahagiaan ee apa pemajuan kebudayaan segala macam itu kan kelihatan ya terasa ya secara global gitu Jadi saya Rasa Ini sebuah peluang justru saya melihatnya seperti itu Jadi kita bicara tentang redefinisi ya Jakarta dalam pengertian e karena biasanya orang bilang It's a big Warehouse gitu kayak gudang besar segala macam ada gitu tapi eh karakter dari Jakarta ini enggak begitu nampak gitu ya Jadi kalau misalnya mas Andoko bayangin Ke depan ini apa sih Story Jakarta gitu yang yang kira-kira bisa mengena ya membuat refinist itu jadi Mungkin gitu I saya saya harus menghubungkan dengan branding Sebenarnya ya kalau kita ngomong Jakarta itu kan ya Harus ngomong soal City branding gitu ya Ee kalau kita ngomong branding hari ini sebenarnya kita harus bicara tentang Purpose ya Ee tujuan Purpose Jakarta ini apa sih gitu ya Purpose kota itu apa sih gitu nah itu yang menurut saya harus diredefinisi ee dan dengan segala macam aset yang dimiliki itu dia tidak bisa tadi yang dibilang sebagai gudang gitu jadi Warehouse tapi dia harus memiliki visi dan dia harus memiliki ee narasi yang kuat Gitu yang Inspiring gitu yang memberi inspirasi bagi penghuninya eh karena Purpose Based branding itu ya hampir sama ya Purpose base atau Purpose Based City branding dalam hal ini nah ini yang yang menurut saya harus diredefinisi dan dalam hal ini ya mau tidak mau harus melibatkan banyak stakeholder ya Ee karena kalau kita ngomong kota kan stakeholder-nya kan macam-macam ya Ee hari ini kita harus bicara soal publik ya publik ini Saya membayangkan sebuah tatanan kota ini publik harus bicara lebih kuat Gitu harus lebih eksis lebih jelas gitu Harus memberi warna Purpose yang lebih kuat menurut saya dan itu itu ada di Visi kota yang baru Jakarta apalagi ditinggalkan sebagai ibu kota gitu i jadi em ya Ini juga bidang keahlian masandoko ya ngomong soal Story gitu ya jadi kayak eh storyting kan jadinya penting ya dia eh bukan cuma sekedar untuk bikin barang itu laku gitu ya tetapi menciptakan kebutuhan ya terus kemudian juga membuat publik ya kayak semacam menjadi bagian ya dari Story itu bisa cerita enggak sih Mas gitu Kalau orang soalnya banyak ngomong soal Story nomix gitu ya istilah tuh bolak-balik dipakai tapi apa sih sebenarnya sebenarnya ada ada perubahan branding yang saya harus masuk dari branding dulu ya yang cukup signifikan ketika dulu branding itu dibentuk secara Top Down ya Secara komunikasi searah sehingga menjejalkan eh positioning atau e claim atau apapun itu ke publik gitu ya eh termasuk kota kotanya positioningnya seperti ini gitu kan Nah tapi sekarang menjadi berubah ketika justru eh partisipasi publik yang disertai dengan gerakan-gerakan kemanusiaan humanity menjadi dasar utama dari branding itu sendiri nah dalam hal ini kalau kita ngomong soal kota dan hubungannya dengan ekonomi Sebenarnya ya kita harus bicara soal isu-isu yang ada di kota itu sendiri gitu ya Dan itu isu ini sebenarnya universal ya isu-isu yang global ya isu-isu yang berhubungan dengan ya diversity yang sering orang bilang ya inclusivity eh humanity eh dan mungkin auenticity juga otentisitas dari Jakarta ini apa gitu dan itulah yang sebenarnya harus kita cari karena kekuatannya di situ Core value dari kota itu di situ gitu kalau kita gjak dari disiplin branding memang disiplin branding sering diartikan menjadi sesuatu yang Katakanlah diinisi sebagai suatu ini upaya untuk jualan nih gitu Padahal menurut saya tidak ee disiplin branding ini sebenarnya disiplin dari eh semangat-semangat auenticity yang harus dikeluarkan gitu dan ini sekali lagi peluang sebenarnya untuk meredefinisi Jakarta Seperti apa gitu Dan itu menjadi diskusi yang sangat menarik harusnya dan perlu proses gitu ya sama seperti kota-kota lain sor Ya seperti ya ya ya Amsterdam atau case-kas ee ee Porto mungkin ya e Barcelona segala macam itu kan begitu kuat Gitu ya aset-aset kebudayaannya di dibangun Melbourne segala macam ya Ee Saya rasa luangnya besar Iya jadi ini soal Siapa yang jadi m-rive kan sebetulnya ya gitu kayak betul kalau dalam proses yang tadi dibilang berarti ini mestinya stakeholder juga lebih luas ya I jadiak mungkin diserahkan Katakanlah orang punya duit gitu ya segala macam perlu masuk gitu ya tetapi sebenarnya juga memberi peluang buat si publik ya ikut memaknai gitu betul nah ini kan Kayaknya easier e Done gitu ya Maksudnya kita sering ngomong soal itu kan gitu tapi eh pengalaman Mas doko sendiri dah kan ada Filosofi Kopi beberapa eh bisa cerita enggak gimana sih perlibatan stakeholder itu I EE memang ee dari pengalaman saya di Indonesia katakanl ya karena kita hidup di Indonesia kalau kita ngomong public participatory itu sangat melelahkan sejujurnya ya Kayak misalnya pengalaman yang cukup kecil ya ketika mulai dengan filosofi copi Katakanlah waktu itu kita melempar sebuah pendekatan yang kita bilang sebagai user generated content eh jadi kita dalam teraptik walaupun sejujurnya masih ada unsur gimik juga ya waktu itu ya tapi dengan user generated content itu kita pengin melibatkan publik sebenarnya dalam pemilihan logonya kostum untuk film layout untuk interior segala macam dalam skala yang kecil aja itu merepotkan karena melaksanakannya juga tidak tidak sesederhana itu Katakanlah misalnya Apakah kita kopinya benar-benar eh waktu itu ya apakah benar-benar apa namanya ee bisa ditanggung jawabkan secara kultural sosial segala macam kan kriterianya banyak kan berarti harus harus dekat sekali dengan ee apa ee kebun kopi petani segala macam itu kan sebuah sebuah PR sebuah effort yang sangat besar gitu ya Ee dan bayangkan ketika skalanya misalnya diperbesar gitu ya Katakanlah eh mblock gitu ya E dan kawasan gitu ya dan kota gitu jadi memang butuh butuh multidisiplin ya E yang yang yang cukup kuat Gitu untuk membangun seperti itu tapi yang saya harus bilang bahwa memang harus ke sana Sekar sekarang ini karena memang ee apa kalau kita ngomong dari konsumen konsumen ini butuh nilai-nilai kemanusiaan hari ini butuh nilai-nilai yang benar-benar relate dengan problemnya gitu ya E butuh sesuatu yang yang Katakanlah secara emosional itu bisa memahami ee publik itu sendiri gitu jadi enggak bisa dihindari juga walaupun ini saya bilang sebagai suatu yang sangat berat tapi kita harus masuk itu yang menjadi challenge sebenarnya sebagai bisnis gimana makudnya pendekatan ini kan em ya kalau dari perspektifnya orang yang cari untung gitu ya misalnya kayak ee film ya kain sih repot bikin kopi yang disukai orang segala macam gitu kalau Prof kan lebih banyak lihat Oke warnanya kira-kira masuk enggak gitu Ini kan Berarti ada ada apa namanya usaha tambahannya gitu ya extra effort gitu ya untuk membuat ini secara ya itulah sebagai orang bisnis ya maso juga orang bisnis ya makudnya Itu hitungannya masih masih masuk enggak sih ee iya Ini pertanyaan yang sulit dijawab mungkin sayajawabnya harus sedikit sabar di satu sisi secara bisnis saya harus bilang ini Make sense banget secara bisnis dalam arti tadi konsumen tren dunia eh apa namanya arahnya ke sana gitu ya tapi kalau Ketika saya harus bilang untuk mengconvince misalnya nih investor yang biasanya lebih jangka pendek E dan untuk diajak ngomong yang lebih pan yang lebih ideal segala macam Rada susah itu menjadi challenging Jadi sebenarnya posisinya memang harus ke sana he eh saya bilang mungkin gini intinya big corporation internasional itu arahnya ke sana oke tapi Para investor belum tentu bisa membayangkan seperti arah yang mau kita tuju Katakanlah seperti itu kan Karena ada ada ada target-target jangka pendek kan yang yang memang harus dipenuhi yang harus di ya Keja setoran lah kasarnya gitu ya tapi dalam kon konteks visi itu arahnya ke sana Jadi kalau kita enggak ke sana akan semakin ketinggalan Indonesia itu itu yang menjadi menjadi menjadi apa ya kenapa saya bilang sebagai sulit dijawab tadi karena rada antara sedih dan ada peluang tapi juga pr-nya berat eh perlu perlu ada apa ya passion untuk ee apa eh men-support idealisme ini gitu idealisme yang sebenarnya tidak muluk-muluk menurut saya Karena kan ya kita Kita ngasa kan planet e ee segala macam ee segala macamlahivity dan isu-isu internasional kan juga sudah menyambut itu ya sdgs E dan lain-lain jadi menurut saya ee sesuatu yang harus kita jalani dan kita harus sabar sabar untuk menjelaskan ini ke pihak lain menurut saya itu challeng-nya terus-menerus gitu terusmenerus dari pengalaman selama ini Mas kan ee misalnya bicara generasi ya Ee kita lihat sekarang kan ada pertumbuhan kelas menengah baru ya Ee usia muda ya mereka sudah terlibat di dalam bisnis ee pengalaman selama ini ada perbedaan enggak gitu secara generasi gitu misalnya kalau tadi ya E mau coba meyakinkan orang bahwa ini jalan panjang nih investasinya bukan cuma sekarang Eh bikin barang besok dapat duit gitu ya tetapi ada investment yang cukup panjang em pengalaman selama ini siapa yang biasanya cepat menangkap ini Gitu Ee Ide ini ya belum tentu dia akan akan masuk ya tapi Pak ya akan setuju pada ada Ada mungkin ada dua jawaban antara cara ee cara meyakinkan gitu ya mungkin saya mulai dengan cara meyakinkan ya cara meyakinkan yang paling gampang memang pakai anak muda he e karena karena anak muda juga mungkin kalau diajak terlalu serius terlalu apa namanya ilmiah gitu ya terlalu berat gitu juga juga malas juga gitu ya kas gitu ya jadi kita mungkin ngomongnya lebih eh anak-anak muda sekarang tuh lebih suka pakai kain loh pakai karena kelihatanitu Ken gitu ya E dan Ini benar-benar lihat Tuh e di internasional juga ya fashion apa Afrika itu disambut eh apa Stella mne juga sangat positif terhadap ini fenomena misalnya siapa Farel Williams gitu ya yang sekarang tiba-tiba justru bayangkan ya Farel Williams itu sosok yang Katakanlah Street up tapi masuk di kalau gak salah Luis vittong di V maksudnya itu kan sesuatu yang Iya kalau ngomongnya terlalu serius kebudayaan mungkin terlalu berat tapi kalau kita ngomongnya ringan-ringan aja lihat tuh fenomena ini Dian Sastro itu suka pakai yang culture banget gitu ya mungkin yang paling ringan itu gitu Ya nah tapi kalau yang cukup berat memang Ya kita harus bisa bikin argumen yang kuat ya tentang indikasi geografis authenticity segala macam jadi itu juga another challenge bagaimana kita mengemas komunikasi terhadap kata akanlah yang ringan tapi juga ke sana gitu tapi juga berat tapi juga ke sana gitu itu itu itu challenge juga kita ngomong dengan budayawan kita enggak bisa kan ngomong soal misalnya tadi cuman ngomong ee apa anak-anak muda pakai sarung segala kan mungkin jangepnya itu itu tren aja tuh segala macam gitu kan Terus kita ee ya informasi lompat-lompat memang ya belum kita ngomong lingkungan misalnya kayak ee siapa namanya ee siapa tokoh muda itu yang di misal jadi hal-hal yang sangat paradoks sangat kontras itu terjadi sekarang i i nah salah satu yang Mas Andoko bolak-balik angkat ini kan lokal ya jenama lokal gitu dia dia masuk di dalam gambar tadi sebel mana nih kenapa kenapa harus lokal ada beberapa pertimbangan yang pertama adalah ee Saya cukup lama di komunikasi ya jadi saya cukup cukup paham dan EE paham dalam arti getir juga gitu ya mung mungkin harus dibayangkan dulu saya kan lahir dari generasi ee apa bahkan baby boomers gitu ya masuk ke genx gitu yang sangat memuja-muja barat eh apa globalisasi gitu ya istilahnya zaman dulu jadi bacanya esquire Rolling Stones waktu belum diterjemahkan waktu itu ya Eh memakai parfum yang ada di buku-buku di majalah-majalah itu segala macam terus tiba-tiba kan muncul tren yang berubah ya ketika muncul local is the new global he eh dan muncul yang sangat artisan gitu kan Nah sebenarnya ee dengan fenomena itu sebenarnya peluang kan sebenarnya peluang banget gitu lokalitas itu punya peluang yang sangat besar sementara kita juga terjebak di terminologi temu yang menurut saya kurang strategis Ya misalnya kayak UKM gitu ya UKM itu kan ka Kenapa in ya UKM itu kan kesannya kan kayak oh kasihan gitu ya Co vornya kurang terutama cool vor ya cool vornya kurang sehingga kita perlu ada upaya untuk membangkitkan kebanggaan sebenarnya kebanggaan lokal tapi dengan narasi yang yang baik gitu eh dan dan itu juga challenging banget sebenarnya masih challenging banget tapi saya melihatnya eh seiring dengan perkembangan film ee musik segala macam Saya rasa itu akan menggelinding dengan sangat cepat gitu Nah yang saya takutkan sebenarnya ee institusi Global juga lebih cepat oh mulationalpor itu juga ngambil porsi itu Nah itu itu yang yang EE sekarang ini kayak cepat-cepatan juga untuk untuk sebenarnya diambil enggak masalah tapi masalahnya jangan sampai kitanya ketinggalan kitanya ketinggalan kalau diambil kita kan enggak bisa nyetop ya Misalnya big corporation eh apa E apa langkah-langkahnya sesuai dengan isu-isu sdgs dan lain-lain EE Saya rasa kita enggak bisa cegah he enggak bisa cegah tapi kalau kita ketinggalan dan kita ee apa namanya tidak berhasil apa menjalin relevansi dengan publik itu bahaya menurut saya he kurang lebih itu sih tapi tantangan terbesar Katakanlah ada jenama lokal gitu ya e dia mau apa Sebut naik kelas gitu ya dari e persebaran hanya di wilayahnya sendiri gitu yang em maksudnya tujuannya ini apakah dia nanti akan Global atau dia akan jadi kumpulan-kumpulan lokal yang kuat gitu apa sih visinya Kalau menurut saya mungkin sebelum ke sana sederhana sekali ya kita ini kan sebenarnya ee kalau dari penilaian saya nih kita nih bangsa yang sangat lemah sop-nya oke eh standard Operation prosedure kita lemah gitu ya kalau kita ngomong jenama misalnya Katakanlah kita ngomong eh FNB deh misalnya McD eh Starbucks itu kan tahun -an he kita relatif baru sekali gitu jadi kita nih kayak belum punya tata kelola Bagaimana sih mengelola sebuah ee bisnis seperti itu gitu Ya tentu saja kita ketinggalan jauh ya Ee dibanding mereka gitu Jadi saya melihatnya ee belum sampai ke kumpulan-kumpulan tadi pakai tapi bagaimana kita punya ee spirit eksekusi dari ide-ide lokal itu secara Tata kelolanya baik menurut saya itu Itu yang Iya itu dulu aja itu dulu itu karena itu itu esensi Menurut saya itu itu esensi esensial banget ketika kita harus memiliki itu dan itu sulit karena bikin ide gampang ya mengeksekusinya sulit ee padahal sdm-nya ada kan sdm-nya pernah kerja di Starbucks pernah perja di Iya macam-macam tapi kita belum punya itu gitu ya apa kapasitas organisasi ee pengetahuannya kan ada iya ya modal Okelah relatif bisa bisa masuk gitu ya tapapi ini saya menebak-nebak ya sebenarnya menebak-nebak tapi Ee kita ini bangsa middleman sebenarnya Oke kita bangsa middleman jadi jadi sehingga kita ini sebenarnya enggak punya keberpihakan terhadap sop tadi karena kita di zona nyaman di middleman tadi misalnya antara menjadi middleman Eh bisnisman ini bisnisman kan macam-macam ya Eh kalau bisnis kan pasti profit ya orientasinya karena sebagai middleman tadi akan lebih cepat dia kalau dia sebagai middleman aja Dia ee untuk membangun dari awal segala macam itu kita enggak punya ketekunan itu ee sebagai bangsa menurut saya Ya tidak punya ketekunan itu sehingga kita ee ya akhirnya semua tergerus akhirnya misalnya yang tergerus ya contoh tata kota tata kota menjadi tergerus karena itu tadi ee lebih mudah misalnya ada daerah Baru Perumahan ya lebih mudah untuk menyerap mid spirit middlem tadi di dibanding dengan menyerap ciptakan sesuatu yang benar baru terus kemudian eh ekosistemnya baik ee Tata kelolanya baik eh segala macam ee dengan ee kelokalan dan karakter otentisitas kita kalau kita ngongong ekonomi Pancasila misalnya ya Ee itu itu menjadi menjadi jauh karena kita enggak mentalitasnya enggak ke sana enggak berpihak ke sana makanya kalau saya menurut saya nih to be fair enggak bisa diserahkan ke bisnismennya aja tapi harus eh apa problem bersama e pengelola kota pengelola bisnis pengelola ini kan sebenarnya kan bersama kalau enggak mana bisa kita mau ee saya katanganlah ya Katakanlah nyingin Starbucks gitu dari segi persepsi mungkin bisa tapi dari segi tata kelola Saya ragu Jadi ini ee Saya kira ini yang penting tuh ya soal middleman itu tadi ini perantara gitu ya jadi J iya em ya pasti kita akan terkait dengan inovasi ya kemampuan untuk melakukan inovasi produk dan segala macam ya ketaatan pada sop semua isu itu sebetulnya juga karena tadi ya mentalitasnya lebih banyak kayak menjembatani mengantarai orang daripada mengambil tanggung jawab gitu ya untuk bikin sesuatu yang yangul misalnya Katakanlah misalnya ee eh korporasi dalam tandaaptik middleman itu punya saya punya sop untuk gimana bisnisnya jalan ya dia kan mungkin rnd-nya lebih senang memasukkan sesuatu dari luar daripada sop-nya misalnya membuat rnd untuk membangun sesuatu yang baru padahal potensi untuk membangun yang baru itu sangat luar biasa besar dan bisa sustain tapi saya rasa pragmatismenya lebih memilih ke hal seperti itu gitu jadi ee saya saya saya kadang-kadang juga mikir kayaknya kita harus ada pragmatisme baru tapi yang berpih Heeh he pragmatisme baru yang berpihak itu ya tadi mungkin harus cool Factor lebih ng pop segala macam tapi masih masih ketemu ee idealismenya gitu kurang lebih seperti itu dan ya ini ini ee ya membawa kita pada satu eh isu ya jadi kayak eh masandoko juga terlibat banyak di cipta ruang kan ya Ee dan ini kan Ya kalau tadi branding oke satu produk kita lagi mikirin segala macam kalau Cipta ruang ini kan jauh lebih kompleks gitu ya betul em pengalaman dengan mblok posblok kemudian di ee pabrik ya di di Lokananta danberapa tempat yang lain gitu em itu yang paling krusial gitu ya kalau orang mulai berpikir tentang bagaimana caranya melakukan Cipta ruang tuh dari mana startnya itu memulainya itu iya Eh kalau menurut saya satu memang ada Purpose tapi juga harus juga paham tentang tensi ya Ee paling mudah adalah sebenarnya contoh emblok eh itu contoh yang EE Harusnya bisa menginspirasi kita gitu bahwa kita punya potensi yang sangat besar block itu potensinya adalah eh culture Jakarta Selatan sebenarnya eh kultur Jakarta Selatan di mana kulturnya kultur kreatif itu kan sangat Jakarta Selatan Mas dan itu masih hidup ya Ee Jadi sebenarnya intinya adalah assesment awalnya adalah potensi nya di lingkungan itu apa gitu karena itu yang tidak terkalahkan sebenarnya kalau kita ee dan itu sebenarnya juga ee Katakanlah lebih terjangkau gitu ya dibandingkan saya bayangkan ya kalau kita eh Katakanlah developer membuat satu area dengan nama baru dengan konsep baru itu biayanya luar biasa besar ya Ee tapi kalau itu tadi dengan pendekatan human centrik sebut saja gitu ya yang yang atau sosial sentrik atau antropologi segala macam itu sebenarnya men jadi lebih mudah ketika kita menghidupkan kultur Jaksel gitu ya Ee dalam hal ini Jaksel dekat dengan musik misalnya dekat dengan ee seni gitu segala macam desain segala macam itu menjadi lebih mudah gitu plus ditambah dengan ee perpose purpose-nya adalah kan kita sebenarnya kan butuh etalase kita butuh ruang untuk bisa lokal ini dapat tempat gitu Karena kan selama ini enggak dapat tempat sebenarnya dari dua elemen itu sebenarnya cukup ideal ee untuk dijal gitu ya walaupun tidak mudah juga menjalankannya tapi paling tidak ee itu menjadi awalan yang baik dan di daerah sebenarnya banyak sekali tempat ee potensi juga banyak sebenarnya itu itu contoh paling sederhana yang bisa di sekarang Sudah berapa tahun sih eh hampir 5 tahun ee 2019 ee ee akhir tahun 2019 berdiri sebelum pandemi ee tapi setelah belum setahun harus langsung pandemi kan lumayan Terpukul sebenarnya Tapi ee secara plac making eh menjadi conversation yang menarik sih sekarang dia trafficnya saya lihat juga lumayan tapi dari ide awal ya saya ingat kan waktu itu juga ee Sebenarnya ada beberapa tempat yang dipikirkanh waktu itu ya waktu awal sempat ke Lokananta terus kemudian mendapat kesempatan dari Peruri jadi ada unsur ee cepat mengambil opportunity gitu yang tersedia kan gitu ya Bet nah dari rancangan awal dan kemudian perkembangan 5 tahun ituh deviasinya pengembangan itu Seberapa jauh sih gitu Ini saya cuma memikir gitu kalau ada orang lain mau memulai gitu ya dia kan mesti menyiapkan diri ya Secara itu ada ada pergeseran enggak gitu dari ee tentu ada ya E tentu ada sebagai contoh misalnya tadi misalnya kesiapan dari jenama-jenama lokal ee terus misalnya faktor-faktor ee e apa komunitas ee pendekatan komunitasnya ee berhasil atau tidak Itu juga menjadi PR yang sangat besar karena ini kan eh effortnya kan besar ya Eh bagaimana kita bisa eh apa mengorkestrasi sebuah eh tempat yang bisa dibilang sebagai gerakan ya ini kan gerakan lokalitas gitu ya Dan itu ee Seperti apa gitu dan sangat dinamis ya pada perjalanan itu sangat dinamis ee yang terjadi di Mbok di posblok ee g&m blok segala itu sangat dinamis sebenarnya ee dan dan menurut saya ee sebuah exercise yang sangat baik sih kita menjalankan hal seperti ini karena pembelajarannya banyak sekali ee saya enggak bisa bilang bahwa semuanya ideal ee semuanya baik tapi intinya adalah ee menurut saya potensi untuk digerakkan sebagai sebuah pendekatan ee komunal itu ee besar sekali potensinya makanya kita perlu ada upaya-upaya yang lebih serius gitu ya ee apa membawa ke ke dunia pendidikan kampus ee bikin buku segala macam ee mungkin semacam lab lah ya Ee itu itu penting banget untuk ditindaklanjuti dan ini eksklusif ya jenama lokal ya yang yang masuk ke sana jadi memang sangat membatasi gitangat membatasi nilai itu dishare enggak gitu oleh Maksudnya semua yang terlibat di sana gitu ya bahwa ada semangat yang sama gitu seberapa sangat sangat di-share sangat di-share itu sangat di-share dan ee apa namanya ee walaupun sekali lagi itu berat gitu ya karena kan berarti kan ada unsur mendidiknya ee terhadap si tenan ya kita kan ada pola apa namanya curation juga kan e kurasi ee baik itu tenan segala macam ya jadi ee otomatis dishet karena kan setiap kita buka tempat baru kita selalu mengumumkan ee untuk jenama lokal terus ada proses kurasi Ee Kita lihat presentasinya segala macam segala macam Jadi cukup kuat saya soalnya membayangkan aja gitu ya E untuk orang e pertahan Survive Katakanlah jualan sesuatu di sana aja sudah satu soal sendiri kan terus kemudian ada tambahan nih gitu ya mesti ngurusin value tapi Balance itu masih masih mungkin Mas e jangan lupa juga e faktoraktornya tidak hanya tenan ya Eh ada faktor event Eh ada faktor Partnership gitu ya Eh Movement Movement gitu ya event itu penting banget eh untuk eh menambah bobot lokalitas tadi karena keberpihakan dari event itu juga sangat kuat ya Ee terutama prioritas kita untuk mengajak komunitas ee bikin ee kegiatan-kegiatan ee dan lain-lain itu tuh sangat memberi warna sih ee Jadi sebenarnya menghidupkan tempat itu tidak sekedar jualan Betul tapi bagaimana tempat ini menjadi hidup tempat ini menjadi istilah saya ritual ya menjadi ritual bagi publik untuk melakukan sesuatu ee artinya tempat itu harus bermakna gitu secara sosial ee dan dan itu yang lebih sebenarnya lebih bobotnya lebih lebih mahal betul itu yang yang kita sangat perhatikan sebenarnya jadi social gain itu harus seimbang ya dengan Economic gainnya gitu ya Jadi enggak boleh kayak dia lihat sebagai suesuatu yang terpisah gitu betul sesimpel kadang-kadang cuman post it tempel keluhan anak-anak muda terhadap sebuah keresahan e pergantian tahun misalnya itu kan sebuah ee ruang ekspresi yang mungkin tidak ditemukan Gitu ya Eh dan lain-lain ya Ee termasuk mungkin hari-hari khusus atau kata ya mungkin ada topik-topik yang kayak misalnya sekarang Palestina segala maam itu itu mengundang eh apa eh engagement atau relevansi yang yang meaningful sebenarnya sangat bermakna sebagai e k saya banyak bertanya soal tadi ya soal aspek bisnis ya karena ini kan kayak satu social Economic Project ya tapi sosialnya juga kandungannya cukup gede gitu ya Saya cuman terpikir misalnya untuk si jenama lokalnya sendiri secara ekonomi eh katannya yang saya tangkap dan masandoko juga tadi bilang ini kan agak beda dengan pendekatan UKM ya Yang yang benar-benar kayak ngatih produk jualan cepat dan seterusnya gitu ya tetapi kalau misalnya sekarang kita kita bandingkan gitu ya dua berjalan pada ini yang sama dengan Katakanlah effort yang sama em dia ini yang punya kandungan sosial ini em apa ya E gain yang dia peroleh gitu Itu kira-kira sama atau enggak sih gitu apa sih daya tarik gitu pertanyaan sebenarnya adal apa sih daya tariknya orang untuk terlibat di dalam projek ini Gitu Ee sebenarnya ee daya tariknya atau Kamon interest-nya ya sebenarnya kesamaannya adalah tadi enggak adanya ruang bagi lokalitas itu yang EE menjadi ee secara sentimen itu menjadi tumbuh di situ karena kan bayangkan ya kita kan tidak kayak enggak dapat tempat di mall lah kasarnya Gitu Ee dengan tiba-tiba dapat tempat itu kan ee itu sudah sus sesuatu yang EE sangat ee penting gitu ya dapat panggung nah tiba-tiba dapat panggung itu kan sesuatu yang sangat positif gitu karena saya ngalamin sendiri dengan Filosofi Kopi misalnya kalau kita kalau saya boleh cerita yang lebih personal gitu Filosofi Kopi kan dulu kan sering banget ditolak di mall ditolak di mall atau jangan kan di mall di M pernah ditolak eh kita diminta bikin proposal kita sudah Semangat ee saya Angga waktu itu wah ini ya game Changer nih MRT nih gitu kita bikin enggak dikabarin tahu-tahu ya yang ada kita tahulah di dalam situ kopi apa gitu ya kan rasa sakit hati itu ee muncul sebenarnya ketika di ee emblok tapi kan rasa sakit hati itu kan mewakili banyak orang ya Ee dan banyak orang itu merasa Wah ini ternyata ada sebuah alternatif yang lebih ya Secara ekonomi lebih ringan tapi juga ada panggung Gitu ada ada kayak ada Spotlight gitu ti ada Spotlight tentang lokalitas ee tapi juga jangan lupa hal ini juga ada tren ini kan terjadi di belahan dunia manapun juga ya di Bangkok di segala macam itu kan muncul jadi kayak Kerinduan itu ini menurut saya sih bukan suatu yang baru ya sebenarnya menurut saya bukan suatu yang baru cuman kita kapan memulainya itu yang menjadi menarik gitu kan dan ini sekali lagi juga berhubungan dengan momentum momentum makers kita muncul segala macam itu juga penting ya g i i i Jadi sebetulnya apa namanya pertemuan dari sekian banyak e apa namanya itu ee arus ya gitu ya pada saat bersamaan nah saya pengin tahu Mas kalau kalau eh pemilihan ya kita sudah lihat ada mblok postblok gitu em Ada enggak sih misalnya sekarang ini dasar eh pemikirannya gitu kenapa sih lokasi tertentu yang dipilih gitu ya I atau ya kebetulan karena karena ini aset yang yang apa namanya idle dan kemudian bisa dimanfaatkan apa pertimbangannya itu ya karena terusang kita tawaran banyak banget ya Ee kemarin itu kita hitung hampir 100 ya tawaran tempat itu yang kita masuk ke list kita gitu dan tidak sertamerta Ee kita terima gitu ya karena keterbatasan tenaga juga tapi juga yang tadi menyambung pertanyaan tadi ya tentu tidak semua tempat otomatis bisa digarap ya pasti ada ada nilai-nilai atau ada disiplin yang atau sop atau apapun yang menjadi ee patokan pertama adalah kita disiplinnya adalah baca skena skena Oke ee kreatif atau skena kultural di sekitar situ apa yang potensial itu yang menjadi patokan sehingga kita bisa melanjutkan atau tidak ee misalnya sebuah tempat itu akan kita garap atau atau tidak Gitu kurang lebih seperti itu Jadi tidak semudah kita harus oh karena tempatnya bagus bangunannya bagus terus otomatis kita garap kita harus mempertimbangkan B membaca itu dulu ya apa sih yang tersedia gitu dan memang biasanya kita datang ke komunitas-komunitas kita datang ke ke skena-skena kota itu gitu kita ngobrol termasuk kita ngobrol tentu dengan kalau di kota lain Tu Pemkot gitu ya Walikota segala macam gitu dan Ya enggak semua kita jalankan i i i i i tapi ini benar-benar cara berbeda ya untuk jalanin kegiatan ini karena ya dalam pekerjaan saya kita banyak apa namanya pemikiran tentang adaptive reuse dari bangunan Heritage segala macam gitu ya tapi kalau ini kan sudah real terjadi sudah sudah sudah berjalan nah em em selama ini ada enggak eh katakanlah apa namanya Apa sih tantangannya gitu ya karena saya ambil contoh misalnya ee teman-teman orang rupa gitu ya mereka pernah waktu itu dengan Sarinah ya di gudang Sarinah gitu dan bikin ekosistem yang yang ya sayailai bagus ya mereka bisa kembangkan ruang yang yang eh idel sebetulnya gitu ya menjadi sesuatu yang itu tapi Kemudian pada satu titik tiba-tibaanya ngasa eh Oke deh kita e kerja ini sekarang sendiri gitu ya kemud persoalan sewa gitu eh muncul enggak di dalam projek-projek yang selama ini ditangani gitu sejauh ini ee belum ya mudah-mudahan enggak mudah-mudahan enggak mudah-mudahan enggak tapi yang mungkin ya kalau boleh saya jelaskan ee ada beberapa pendekatan yang kita memang mungkin berbeda ya pertama adalah ada pendekatan Finance ee ada orang Finance yang EE disiplin gitu ya untuk menjalankan ini jadi ee walaupun tetap drive-nya ada di kultural gitu ya kreatif gitu tapi orang Finance ini menjaga benar gitu ya dengan segala macam konsekuensinya ya dan juga aspek legal sebenarnya administrasi ee jadi ee ya biasalah dan juga ee apa namanya audit segala macam gitu ya jadi disiplin-disiplin korporasi sebenarnya sudah masuk dari awal ee itu yang coba kita garap ya saya ingat sekali pertama disiplin itu justru muncul dari kalau saya pribadi di Filosofi Kopi dulu ketika kita bikin filmnya Ee kita langsung mengghire e legal ya Ee untuk IP eh dan lain-lain ya Ee ya mungkin hal yang Bukannya ini mau kampanye pajak ya bayar pajak segala macam karena semuanya harus harus dikelola dengan ee korporasi gitu pendekatan korporasi Itu tuh yang mungkin ya kalau kalau jadi Intinya kita bukan sekedar cultural hub atau cultural Movement tapi juga sebuah ee bentukan yang bisa ditanggungjawabkan secara korporasi korporasi ya itu ya karena ee pada akhirnya kan ya kalau misalnya sebagai pemilik aset misalnya saya punya aset gitu ya terus ee ada project social Economic ini yang yang sangat bagus I em pada akhirnya kan juga pasti akan ada pertimbangan ini seberapa sih sebenarnya bisa memba sebagai tanggung jawab itu kan ketegangan itu kan selalu ada ya gitu ya karena orang akan hitung aset ya per meter persegi sudah begitu aja kan Jadi bukan soal tadi ya values dan segala macam tapi sejauh ini sih masih oke dan dan si pemilik aset menangkap iya ee dimensi sosial tadi itu ya menangkap Oke ee jadi nah yang menarik ee ya dimensi sosial itu macam-macam ya Ada ada yang sesimpel yang paling sederhana adalah daripada tempat itu mangkrat enggak dipakai kelihatan buruk bagi yang punya tempat gitu misalnya itu yang paling minimal tuh Ee tapi yang lebih maksimal ya tadi W ternyata menghasilkan uang nanti lebih meningkat lagi memang harapannya juga akan lebih meningkat lagi begitu sudah dijalankan ya tapi intinya adalah eh apa munual benefit lah Eh bisa dibilang Sekarang ini yang terjadi adalah mutual benefit eh dan dan koeksis juga gitu antara yang punya tempat dan EE kita yang apa operator gitu dan menurut saya sih sebenarnya bentuk ee kerjaasama yang sangat menarik ya Eh menurut saya ya dan dan ini saya perhatikan juga secara internasional secara global tadi yang saya sebut sebagai spirit-spirit humanity eh spirit-spirit eh diversity Dan lain-lain inclusivity ini menjadi topik-topik bahasan dari global korporasi sebenarnya jadi poin saya adalah unsur-unsur kebudayaan ini harusnya masuk masuk L di di sebuah spirit yang memang arahnya ke sana gitu perbangkan-perbangkan internasional kan juga spiritnya kan narasinya kan mulai narasi-narasi kebudayaan ee dan dan kalau kita lihat kasat mata bank-bank itu kan banyak sekali yang Katakanlah sponsorshipnya di kebudayaan gitu ya Dan itu sebenarnya saya saya merasa yakin bahwa ini akan ke sana gitu i ya Ya tentu [Musik] kalau dalam pengalaman masandoko selama ini ini ee mulai di teman-teman sendiri ya gitu itu mulai tumbuh enggak sih sebenarnya arah seperti ini ya pemikiran seperti ini gitu karena saya lihat projek-projeknya kan sebetulnya kayak di beberapa kota orang mulai ya memanfaatkan satu dua bangunan kayak gitu-gitu ya tapi betul ee boleh enggak sekarang kita bilang ini sudah mulai menjadi gerakan lah gitu di antara kalau saya perhatikan memang ee sudah menjadi gerakan tapi saya saya masih harus ngecek Apakah disiplin tadi Katakanlah ee ee apa namanya secara korporasi disiplin sop itu saya masih ragu tapi semangat untuk bikin karena ini kebutuhan itu sangat kuat hari ini jadi justru menurut saya ada alasan kuat untuk kita harus menyambut ini menjadi sebuah gerakan yang lebih sustain gitu saya takutnya kalau ini menjadi sekedar angin-anginan aja gitu jadi ee Ini yang yang sebenarnya Jadi PR kita ya karena kita butuh ekosistem sistem ini tumbuh sih sejujurnya betul ekosistem ini tumbuh percaya dirinya akan tumbuh gitu kan karena dengan percaya diri tumbuh otomatis eh paling tidak kan sekarang kan Eh kalau saya lihat ya Eh pemain-pemain besar kalau kita ngomong comercial space itu Saya melihat mereka pasti merrisetch tempat-tempat sepertilock atau mungkin dulu sebelumnya Filosofi Kopi gitu ya dilihat sebagai sebuah Insight Oh ini Insight itu kuat sekali di P corporation sekarang Bahwa Insight Inside ini ee menjadi menjadi tren menjadi menjadi sebuah ee rute yang harus dijalankan gitu tapi saya takutnya ini hanya dijadiin seperti itu cuma diapropriasi aja tapi habis itu trennya akan berjalan tapi ya ya ya itu yang paling paling saya sih terusterang gelisah soal itu ya ee enggak rela aja gitu kalau itu enggak jadi benar-benar ee apa kekuatan ee di sinilah menurut saya ee Kerja sama beberapa pihak itu penting i ya ya ini saya Kebetulan lagi baca-baca ya tentang perjalanan Jakarta dari waktu ke waktu gitu em 60-an 70-an kita hanya punya Sarinah ya 70-an Ada aliron Jakarta ya ee tiba-tiba 90-an nih Seperti apa ledakan ya gitu ya E tumbuh di mana-mana di semua apa namanya tempat-tempat strategis gitu ya bermunculan mall-mall ee eh Mas sandoko sekarang memulai sesuatu yang berbeda gitu ya adaptive reuse Jadi bukan bikin baru gitu ya tetapi memanfaatkan yang lama dan pada akhirnya ee menurut hemat saya gitu ya kalau ini diperluas diperbanyak Eh tadi ya dengan syarat tentunya sop corporate eh hitungannya Semuanya masuk gitu kan akan berpengaruh juga nih terhadap tata kota ya pada akhirnya gitu ya Ee dan tadi ya Semangat inklusif ee em apa namanya dimensi sosialnya menjadi tinggi dan seterusnya em di teman-teman yang selama ini menjalankan gitu ya Ee punya bayangan enggak sih kota di masa mendatang gitu ya Eh Katakanlah sekarang 2045 gitu ya Ee jadi 100 tahun kemerdekaan tuh apa sih bayangannya gitu ya karena em skenario yang untuk Jakarta ya kalau misalnya kita biarkan sekarang seperti adanya ee pemisahan sosial akan tinggi ya kesenjangan ya antara ee orang yang tinggal itu ya centrifikasi sekarang terjadi di mana-mana gitu ya dan ada juga yang komentar gitu ini eh po blog dan segala macam ini malah membuat value-ya tuh semakin semakin naik eh iklim akan serius sekali Jakarta eh tenggelam berapa centimeter setiap tahun gitu ya jadi apa sih 2045 Gitu ya Kalau saya tentu itu enggak berani klaim yang bukan bidang saya ya tapi paling tidak saya kalau di kalangan brand lah Katakanlah kalangan brand ya kalau di kalangan arsitek saya enggak berani tapi ya mungkin saya berani cerita sedikit tapi di kalangan brand dulu yang mungkin jadi Core saya gitu ya he saya harus jujur enggak ada ee diskursus tentang apa sih kota di tahun 2045 dan korporasi seperti apa itu enggak saya enggak yakin ada gitu ya diskusi itu enggak ada G ya Misalnya kita banding misalnya kan kalau kita buka-buka di di tulisan-tulisan gitu ya kayak ee apa ada di misalnya di Instagram bisnis of fashion gitu kan sering di situ ada eh apa semacam apa ya semacam analisa gitu ya eh apa namanya yang berhubungan dengan future consumers gitu ya habitnya segala macam eh kematian Mall segala macam Apa perubahan people apa bagaimana cara mereka berbelanja itu kan berubah sama sekali gitu kita enggak pernah punya punya itu jadi kita selalu mengekor sebenarnya lebih-lebih mengekor misalnya kayak saya pun masih mengekor Oh beritanya seperti ini jadi kita memang belum ada energi untuk melakukan riset sendiri gitu karena kita sendiri mungkin belum belum terlalu kokoh gitu kan kita ini kalau kalau saya kadang-kadang juga mikir ke belakang tadi Kalau dibandingkan tahun segini tahun segini tahun 60 tahun eh 70 80 gitu Saya kadang-kadang membayangkan kita nih sebagai bangsa makers tuh kayak dimatikan Gitu dulu kayak zaman saya SMA gitu dulu ada assembling gitu ya Misalnya ee apa motor gitu ya itu kan kan makers enggak ada waktu itu tukang pasang tukang rangkai tukang rangkai tukang buat sepatu juga sudah semakin enggak ada gitu dulu kan masih ada servis sepatu segala macam Nah kan sekarang kan muncul lagi kan Era makers kan tapi makersnya kayak tidak berhubungan dengan dulu I eh kalau misalnya apa ee tukang kayunya dulu sama sekarang saya enggak tahu ya nyambung atau enggak maksudnya secara sop itu enggak enggak enggak nyambung gitu sementara kita punya kewajiban untuk menganalisa ke depan gitu sementara ini aja belum terlalu jejek gitu kalau saya membayangkannya seperti itu jadi memang ini fase-fase yang krusial menurut saya untuk sekarang ini kita memakai topik-topik internasional Katakanlah local is the new Global inclusivity eh segala macam bisnis itu sebenarnya kita banget he itu harus kita manfaatin Kalau saya sesimpel itu tapi masalahnya itu jadi diskursus lokal aja juga masih sulit Oke e misalnya saya bicara tentang teman-teman dengan teman-teman branding gitu ngomong inclusivity segala macam itu juga masih belum ya Enggak enggak tangib gitu enggak i e jadi jadi e sangat pragmatis gitu sangat pragmatis jadi jadi ee kalau makanya saya tertarik dengan praktik baik segala macam itu karena memang kita harus mungkin mulai dari situ Heeh praktik-praktik baik itu kita harus tumbuhkan lagi gitu di para makers para entrepreneurs gitu ya Eh apa cultural prur segala macam itu harus ditumbuhkan lagi biar ada contoh Biar mereka juga bisa lihat g manana sih gitu ya dan percaya dirinya muncul ya Saya kira itu isu besar ya soal percaya diri itu ya jadi kayak enggak yakin dengan apa yang sebenarnya mereka lakukan sangat besar dan itu juga sebenarnya kalau saya pribadi senang karena ee design thinking juga berubah secara global desain thinking kan mengacu ke ke humanity juga kan human centric itu kan muncul jadi ya sebenarnya momentum lah gitu bisa dibilang seperti itu ada perbedaan enggak Mas Kar karakter ya Misalnya masoko di di Medan gitu ya Ee Jakarta dengan padang yang selama ini dikerjakan gitu e boleh cer Apa sih ininya yang spesifik itu Eh terusang saya menjadi belajar sih Eh Ketika kadang-kadang saya juga hebat juga ya kalau Katakanlah brand asing itu berar dibuka di berapa kota gitu yang karakternya beda-beda gitu jadi ternyata ke kita ngjalan sendiri itu ternyata engak gapang gitu ya ber dengan kultur-kultur kota maksudnya Katakanlah Jawa dengan sumateranya sudah beda sekali gitu antara ee Jakarta dengan Jogja juga beda sekali Jakarta dengan Surabaya beda sekali eh beda sekali sih karakternya tapi mungkin saya merasa bersyukur sih bahwa sebenarnya artinya kalau misalnya kita berangkat dari local Global sebenarnya kita sekali lagi punya keluang ya ya untuk pendekatan-pendekatan yang lebih localiz sebenarnya karena lebih mengenal dan punya pengalaman-pengalaman e dan trend topd itu kan mulai mulai berkurang kan berarti kan pasti problem itu dialami juga oleh pelaku-pelaku besar Iya tapi soal komunitas Ya misalnya kan ee banyak anak muda ya Yang yang tergabung ya di beberapa project ini gitu Em saya enggak tahu ini asumsi saja ya karena deraan media sosial ya mereka sekarang kurang lebih kan ada di level yang sama ya ya Ee input komunikasi akses pada segala macam itu kan sebenarnya boleh dibilang rata di kota-kota besar ini gitu tapi ee warna ini pertanyaan ya warna lokalnya dari Katakanlah anak muda di Medan gitu ya dengan anak muda di Padang gitu seberapa ee perbedaannya sehingga Katakanlah eh isu lokal tuh benar-benar berakar kan Gitu Ee tidak berarti seperti itu ee sedihnya tidak berarti seperti itu tadi Kalau dicerita soal ee hubungannya dengan lokalitas ya tadi kan diceritakan misalnya ee tadi soal tahun 70-an tahun 80-an terus smallall segala macam ini karena ketidak merataan Indonesia justru yang di luar Jawa atau di daerah itu masih House yang namanya Mall Oke jadi justru justru lokalitas itu kurang kurang kuat justru lagi terpinggirkannya karena kebutuhan dia Kayak saya Kayak ngelihatnya ohoh mereka harus ngalamin dulu ya Mall Seperti apa Git melewati soal Urban ini dulu gituus bar Iya ada fase itu itu yang justru berat Kalau Jakarta kan ee seru karena sinisme terhadap mall kan sudah kuat sekali e gerakan tanpa Mall itu kan sudah muncul saya ingat banget ya dari tahun ee mungkin sebelum tahun ee 20 ya 2018 2000 itu sudah muncul ya 2015 kan udah udah muncul gitu weekend tanpa Mall Waktu itu saya ingat ya tapi kalau kita ngomong daerah enggak terjadi dulu dong keadilan dulu dong kita ngalami dulu dulu baru dia boleh mikir soal lokal dan segala macam gitu itu itu fakta itu fakta kalau di kebudayaan maksudnya ekspresi artistik ya gitu ya kayak seni pertunjukan dan segala macam sangat Hidup kan ya Artinya mereka justru melihat kelokalan itu sebagai e ya sesuatu itu ya modal ya untuk bisa membedakan diri dengan yang dengan yang lain gitu Tapi kalau audiens-nya kayaknya enggak ya Jadi sebenarnya kalau misalnya bicara identitas ee kota gitu itu ee lemah ya berarti ya Ee misalnya saya nih anak tapi orang bilang orang Medan gitu ya Tapi maksudnya identitas kulturalnya itu enggak identik dengan tadi ya kebanggaan terhadap apa yang ada di Ting di sini Sebenarnya kalau menurut saya terkait sekali dengan ee struktur kota itu sendiri ya maksudnya dalam hal ini ee apa namanya ee pendapatan kota kalau di di di bukan di Jakarta itu kan sangat Top Down Ya bisa dibilang kan dari rapbd ya Ee itu kan masih sangat kuat jadi gimanapun juga pelaku-pelaku itu masih sangat sangat didominasi oleh government I kalau di daerah jadi artinya saya bukan tadi poin Saya tidak tidak tidak estimate ee kultural di daerahnya ya Tapi secara flow itu memang sangat dikuasai Top Down sifatnya jadi di situlah yang membuat ee apa namanya ee kalau kita ngomong partisipasi publik segala macam itu ee masih perlu waktu Gitu Ee di sini sebenarnya menurut saya justru penting juga kita ee bicara soal contoh-contoh kota-kota internasional di negara lain yang kota kecil he ee makanya saya sering lihat misalnya kayak ee apa City index negara-negara kecil segala macam jadi saya rasa kota-kota itu butuh inspirasi hal-hal yang sifatnya eh komunal empowerment eh apa ee apa public partisciipatory segala macam sangat dibutuhkan tapi secara ekonomi itu struktur ekonomi itu tidak gitu Itu yang saya saya merasa merasa Aduh kayaknya mereka masih haus untuk ee luar gitu Ya maksudnya ininya lebih ke tadi Mall pergi ke luar negeri kayak gitu-gitu jadi itu Ya Masih jadi kayak apa namanya saya sering Mas ketemu dengan e kepala daerah ya Walikota Bupati gitu ya dan banyak dari mereka ini sangat tertarik soal branding kan gitu ya daerah saya ini di branding gimana gitu ya terus saya kadang-kadang ya ngobrol terus lihat beberapa pekerjaan yang mereka lakukan ke arah itu gitu ya umumnya saya tangkap gitu ya sangat generik gitu ya ya mereka nyari simbol-simbol mereka cari ya memang ada yang Story narasi dan segala macam pengalaman dari pengalaman Mas sandoko gitu eh bisa enggak sih kasih advis gitu Apa sih yang ini buat teman-teman e e kepala daerah at semua yang tertarik pada soal branding di daerahnya gitu dari mana mereka sebenarnya mesti mulai itu I Kalau menurut saya Eh ya kita sering diskusi soal eh lokalitas ya indikasi geograf eh apa terhadap kekuatan narasi eh storying segala macam dan saya harus yakinkan bahwa eh storytelling itu Eh masa depan kita sebenarnya karena eh marketing ke depan tadi yang disebut sebagai Story nomic tadi itu benar sekali sebenarnya bahwa peran dari Story itu sangat besar gitu ya dan apalagi kalau sekarang di zaman digital ee penyebarannya ee Bagaimana orang bisa empati terhadap Story itu ee itu menjadi ee peluang sebenarnya ee ketika siapun berpeluang sebenarnya untuk ee memiliki kekuatan ee dan membangkitkan ee ekonomi daerah gitu ya atau karakter daerah atau apapun gitu ya itu menjadi sebuah kekuatan gitu jadi harus berangkat dari Story sih menurut saya ee ee ee menurut saya pemimpin-pemimpin daerah harus punya semacam Story argumen ya Eh Oke bukan bukan bukan disiplin branding tapi Story argumen yang kuat Gitu sehingga dia Kenapa menjadi seperti ini gitu dasarnya gitu dan itu harusnya ada disiplinnya ya Ee ibaratnya kita bikin film lah bikin film itu kan sebenarnya membangun relevansi berdasarkan dari ee Story argumen ya mau mau storyinya zaman dulu cita sejarah tap gitu relevan dengan zaman sekarang gitu kan ee apunlah desain juga seperti itu kan Story argumennya apa gitu dan kota Menurut saya kita kekuatannya di situ gitu Story argumen kita itu sebenarnya potensi kuatnya itu besar sekali gitu nah ada soal yang sering kita hadapi ya dalam proses diskusi kayak begini storyya terlalu banyak ya kita punya Terlalu banyak cerita gitu mau angkat macam-macamlah gitu ya em apa maksudnya harus ada ketegaan memilih gitu ya terus kemudian menyisihkan yang lain dengan yang satu ini dan Bagaimana cara melakukannya ya ee ee ketegaan memilih dan harus harus bisa berpikir strategis sih menurut saya ee ya karena karena kalau kita ngomong Story kan hari ini kan ee tidak sekedar eh Story yang untuk orang-orang pintar tapi kan juga Story untuk publik ee strategis posisinya sehingga gampang diterima ee ee segala macam ya dan dan Story itu kan juga harus ada implementasinya ya Ee misalnya nih misalnya storyinya rempah Git misalnya nih contoh terus implementasinya untuk bisa dirasakan ee untuk bisa trafficnya dirive untuk bisa menjadi berita ke ke ke ke internasional atau ke kota lain itu kan ee apa namanya jernihnya itu kan harus diatur benar gitu nah jadi step-step komunikasi juga menurut saya sangat penting dan sekarang ini semakin penting ee istilahnya ee lebih engaging gitu ya lebih experience Based eh segala macam jadi layaknya sebuah film ya skenarionya harus benar-benar ditata gitu e setelah kita benar-benar eh Story yang sangat Solid tadi storynya bisa pendek gitu storynya sebenarnya bisa bisa singkat gitu dan dan enggak usah terlalu panjang tapi melaksanakannya memikatnya segala macam itu harus ada harus ada rancangannya sebenarnya itu yang yang disiplin itu yang Ee Kita masih belum punya sop tadi ya cenderung malas untuk ini gimana sih ee caranya gitu step-stepnya seperti seperti apa gitu segala macam itu seninya di situ sih Iya ya Iya dan dan dan disiplin tadi ya terhadap si dan dan dan benar enggak boleh terlalu banyak termasuk aktivitasnya enggak boleh teralu harus harus fokus gitu kan ketika misalnya ngomong rempah tadi Seperti apa gitu kan e atau Misnya misalnya Gayo kotak kopi Takengon kotak kopi terus seperti apa terus step-stepnya seperti apa itu kan I Iya harusnya lebih implementasinya harus lebih kuatul ya Justru itu kita Kita kan lihat ya kota musik kota apa kota apa kota apa tapi kemudian kegiatannya seperti kayak terlalu diverse gitu ya terus kayak akhirnya enggak nangkap ya itu karena karena problem tadi ya karena Iya betul disiplin ke story itu terakhir Mas ini pertanyaan yang mungkin sangat tidak kreatif untuk orang kreatif Mas Andoko kan ee studinya beda sama sekali nih gitu ya Kesejahteraan Sosial gitu tapi kemudian eh ending up eh Maker place making dan seterusnya gitu trajekory Ini Mas ee di dalam perjalanannya gitu itu ee apa sih yang di dipelajari gitu Ya maksudnya ee menambah segala macam pengetahuan tuh apa bidang-bidang yang paling krusial rasanya untuk keperluan nih ya mungkin saya cerita dari SMA kali ya Ee SMP Dulu malah justru SMP saya tuh senang gambar Sebenarnya dulu gambar tapi saya di Jawa Timur di daerah saya dulu SMP SMA di Ponorogo ya Jawa Timur kota kecil gitu dan zaman itu enggak apa ya Ee untuk jadi seniman atau menjadi sekolah seni rupa itu kayaknya orang tua kan jauh jauh ya Jadi waktu itu ee ya masuknya ke ke visip UI gitu ya visip UI jurusan Kesejahteraan Sosial dan ya masih tetap senang gambar gitu ya senang berkreasi gitu dan akhirnya jadi jadi apa eh desainer jadi art director jadi fotografer semua pernah dicoba lah karena mungkin ada bakat Gitu ada ada ada ada kesenanganlah bukan bakat mung Ya senang sekali Itu gambar eh nah yang menarik justru ilmu FISIP dan kesehatan sosial itu memperkaya saya sih menurut saya Ya karena ada betul sangat sangat karena ada ada unsur ee antropologi sosiologi dan EE yang saya senang ada community development topik-topiknya kan soal itu ya jadi menarik sekali gitu bagi saya waktu itu ee belajar soal itu walaupun saya Kuliahnya juga sambil kerja waktu itu jadi ee akhirnya ee Ya belajar macam-macam sih di sana I Jadi kalau ditanya ee eh desainer tapi enggak punya ijazah desainer gitu ya E pernah ng-direct film apa iklan gitu film iklan tapi juga ya belajar sendiri Jadi mungkin akhirnya eh saya Eh mungkin yang paling dekat akhirnya ya kayak storyteller ya eh akhirnya eh di dunia iklan dulu juga macam-macam kan pendekatannya kalau bikin iklan Tu kan eh sebenarnya iklan tuh ilmu yang sangat lengkap ya untuk kita bisa tahu banyak hal ya consumer Insight eh segala macam gitu ya Cuman waktu itu yang saya beruntung adalah berkesempatan untuk bikin jenama sendiri gitu kan Kalau tidak hanya konsultan jadi itu itu sangat berharga juga ketika bikin konten sendiri IP sendiri segala macam bersama teman-teman tentu ya tapi itu memberi pelajaran yang sangat ee mahal gitu ya dan EE akhirnya menyenangkan ya menjadi lebih Apa ya Eh kayak never ending gitu kalau kita ngomong dunia kreatif e dunia kultural gitu kayak sesuatu yang Wah ini masih seru nih ada yang seru lagi nih ada yang baru lagi nih ada tren baru ee baca ini baca itu gitu jadi sangat menyenangkan self learningnya banyak ya sebetulnya di dalam proses itu by byak seali sampai hari ini eh ee yang paling menyenangkan itu sih Saya suka baca suka suka nulis juga gitu jadi ee di situ yang menjadi dunia kreatif menarik Makasih banyak Mas pernah mampir gitu nanti kita nyombong lagi ya obrolan tentang Jakarta ke depan oke makasih Mas thank you