Lima Belas Penulis Di Godok di Perpus BK
- Oct 04, 2024
- sentulkotablitar
- literasi
Kamis 3 Oktober 2024 bertempat di ruang AV Gesuri 15 semi final penulis Bung Karno bersama 4 pemateri handal, memberikan penguatan penguatan dalam penulisan essai. Hadir para dewan pakar Bapak Hartono, Gus Hakam, Bapak Supriyono, dan Bapak Suprayitno yang sudah malang melintang dalam dunia penulisan dan aktif dalam bidang akademik. Tujuan dari inkubasi ini adalah mengangkat kearifan lokal sebagai warisan masa depan, pengetahuan, kebiasaan, nilai dan praktek tradisional untuk melestarikan kepada generasi mendatang. Dalam tulisan ini kami paparkan catatan kecil, yang mungkin bisa disimak untuk pembaca. Dan mungkin bisa dijadikan bekal untuk penulisan kelak di masa mendatang.
Catatan kecil Bapak Hartono dan Gus Hakam
- Tema yang diangkat adalah Bung Karno dan Blitar. Maka fokus tema pada kedua tulisan ini
- Adanya inkubasi ini adalah untuk penajaman penulisan, perbaikan tata bahasa, kesepakatan pencantuman daftar pustaka, keseragaman dalam isi dan penyempurnaan lainnya
- Judul judul yang menarik dalam penulisan : Gatimpok / ampok tiwul / , penjual bunga, jaranan
- Essai yang baik adalah sama seperti disertasi yang dikerjakan dan selesai
- Jangan menulis terhadap hal yang kita tidak kuasai atau hanya dengan menggunakan ilmu kemeruh
- Menulis Bung Karno dan Blitar banyak sudut pandang yang bisa dilihat, cari yang memberikan inspirasi, jika sudah ditulis tema oleh orang lain cari sudut pandang yang berbeda
Catatan kecil Bapak Supriyono
- Budaya membaca kita lemah, apalagi menulis
- Susunan esai : pendahuluan, isi , dan penutup
- Jenis esai ada yang ilmiah lengkap dengan referensi
- Perlunya koherensi kepadaun ide antara satu paragraf dengan paragraf lainya
- Kalimat yang efektif terdiri dari SPOK + kalimat majemuk. Jangan sampai banyak "yang ... yang ... dst" merujuklah pada skema tata bahasa inggris. tipsnya antara lain terjemahkan bahasa indonesia ke bahasa inggris, kemudian dari bahasa inggris terjemahkan dalam bahasa Indonesia. apakah masih sama atau sudah berbeda
- Literasi tidak selalu buku, pendapat orang lain, suasana disekitar kita juga merupakan guru literasi kita
- Orang tidak akan pernah tahu , jika kita menulis