Siap Ukir Prestasi Lagi, Pokmas Makmur Barokah Gelar Sosialisasi Persiapan RT Keren 2025 di Sentul

  • Oct 15, 2025
  • sentulkotablitar
  • seputar sentul creative

SENTUL, KOTA BLITAR – Semangat menyambut program Rukun Tetangga (RT) Keren Tahun 2025 mulai bergelora di Kelurahan Sentul, Kota Blitar. Bertempat di kediaman Ketua RW 6, Bapak Supriyanto, Kelompok Masyarakat (Pokmas) Makmur Barokah menggelar sosialisasi dan koordinasi penting pada Selasa malam (14/10/2025).

Kegiatan yang dimulai pukul 18.00 WIB ini dihadiri oleh para tokoh masyarakat, ketua RT, dan warga dari lingkungan RW 5 dan RW 6. Acara ini menjadi langkah awal untuk memastikan pelaksanaan RT Keren 2025 Termin 1 berjalan lebih sukses dan berdampak positif bagi seluruh warga.

Dipimpin langsung oleh Ketua Pokmas Makmur Barokah, Bambang Arifin, pertemuan ini merumuskan beberapa poin krusial yang menjadi landasan pelaksanaan program tahun depan.

 

Target Kualitas dan Prestasi Baru

 

Bambang Arifin dalam sambutannya menyampaikan harapan besar agar realisasi kegiatan, baik fisik maupun non-fisik, di tahun 2025 dapat melampaui capaian tahun-tahun sebelumnya.

"Belajar dari pengalaman, tahun ini kita harus meningkatkan standar. Harapan kita bersama, kegiatan RT Keren 2025 tidak hanya berjalan baik, tetapi juga mampu mengukir prestasi kembali untuk Kelurahan Sentul," ujar Bambang dengan penuh semangat.

 

Pentingnya Status Tanah untuk Pembangunan Fisik

 

Salah satu agenda penting yang dibahas adalah mitigasi risiko masalah pertanahan. Pokmas menekankan agar setiap rencana pembangunan fisik, terutama pavingisasi, harus didahului dengan pengecekan status tanah.

"Kami mendorong para ketua RT untuk proaktif berkoordinasi dengan pihak Kelurahan atau BPN. Pastikan lahan yang akan dibangun sudah berstatus fasilitas umum (fasum) yang diserahkan kepada warga. Ini penting untuk menghindari masalah hukum di kemudian hari," tegasnya.

 

Fokus Pelatihan: Peningkatan Skill, Bukan Sekadar Produk

 

Untuk kegiatan non-fisik, fokus tahun 2025 akan digeser. Pelatihan yang diselenggarakan diharapkan tidak hanya menghasilkan output berupa barang, tetapi yang lebih utama adalah meningkatkan keahlian (skill) para peserta.

"Output utama dari pelatihan adalah manusianya. Skill yang didapat harus bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh warga, baik untuk pribadi maupun untuk membuka peluang usaha. Untuk tahun ini, setiap kegiatan pelatihan akan menargetkan 22 orang peserta," jelas Bambang.

 

Gotong Royong dan Koordinasi Jadi Kunci Sukses

 

Pokmas Makmur Barokah juga mengingatkan kembali pentingnya semangat swadaya masyarakat. Jika anggaran program dari pemerintah tidak mencukupi, partisipasi dan gotong royong warga menjadi solusi untuk menutupi kekurangan.

Selain itu, sinergi menjadi kata kunci. "Koordinasi yang solid antara warga, RT, RW, Pokmas, pendamping kelurahan, dan pemerintah adalah kunci utama. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan harus berjalan lancar dan sesuai jadwal agar program ini berhasil maksimal," tutupnya.

Pertemuan yang berlangsung hangat dan konstruktif ini diakhiri dengan komitmen bersama dari semua pihak untuk menyukseskan program RT Keren 2025, demi kemajuan lingkungan RW 5 dan RW 6 Kelurahan Sentul.